Volume V: Economy, Politics, and Environmental Governance

Green Zakat: Instrumen Filantropi Islam untuk Keberlanjutan Lingkungan dan Kesejahteraan Sosial

  • Mumad Nurjaman IAI Persis Garut, Indonesia

Keywords

zakat, green zakat, zakat produktif, maqashid syariah, lingkungan, pembangunan berkelanjutan, SDGs.


Abstract

Green zakat merupakan inovasi dalam pengelolaan zakat yang memperluas peran zakat dari sekadar alat redistribusi sosial menuju instrumen pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Konsep ini lahir dari kebutuhan untuk menjawab tantangan zaman, terutama krisis lingkungan, kemiskinan struktural, dan ketimpangan sosial. Dengan mengintegrasikan prinsip zakat dalam Islam dan nilai-nilai keberlanjutan, green zakat diarahkan untuk mendanai program produktif yang ramah lingkungan, seperti pertanian organik, konservasi air, energi terbarukan, dan reboisasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam potensi dan mekanisme green zakat sebagai strategi konkret dalam mencapai kesejahteraan ekonomi umat sekaligus memelihara kelestarian ekosistem. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Analisis dilakukan terhadap dokumen-dokumen ilmiah, buku-buku tematik seperti Zakat Produktif, Zakat dan Pemberdayaan Ekonomi Ummat, hingga laporan kelembagaan seperti BAZNAS: Sebuah Perjalanan Kebangkitan Zakat. Data sekunder juga dikaji dari jurnal-jurnal yang membahas integrasi zakat dan Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk strategi pengelolaan zakat berbasis teknologi dan kolaborasi lintas sektor. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan green zakat selaras dengan prinsip maqashid syariah, yaitu perlindungan terhadap harta, jiwa, dan lingkungan sebagai wujud dari kemaslahatan umum. Implementasi green zakat memerlukan transformasi kelembagaan, penguatan kapasitas SDM amil, serta dukungan regulatif dari negara. Dalam konteks pembangunan nasional, green zakat dapat menjadi katalisator pencapaian SDGs, terutama dalam bidang pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, energi bersih, dan pembangunan ekonomi inklusif. Oleh karena itu, green zakat menjadi urgensi baru dalam arsitektur filantropi Islam kontemporer.


References

  1. Ahyani, H., et al. (2025). Building progressive Islamic law in zakat distribution to support sustainable development goals. Journal of Lifestyle and SDGs Review, 5(2).
  2. Al-Syāṭibī, A. I. (1997). Al-Muwafaqat fi ushul al-Shariah. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
  3. Amalia, E. (2016). Keuangan mikro syariah. Gramata Publishing.
  4. Arif, S. (2021). Manajemen program Kotak Infak Nahdlatul Ulama (KOIN NU) dalam mengembangkan kemandirian masyarakat [Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
  5. Arwani, A., & Priyadi, U. (2024). Eksplorasi peran teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam keuangan Islam: Tinjauan sistematis. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen, 2(2), 23–37.
  6. Atmanto, N. E., & Wibowo, A. M. W. (2026). Islamic environmental philanthropy: The governance and practice of green zakat in Indonesia. Proceedings of ICONIE.
  7. Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. International Institute of Islamic Thought.
  8. Aulia, M. N. A., & Istyawan, A. (2025). Jurus inovasi sosial lembaga filantropi. Nas Media Pustaka.
  9. Basith, M. (2017). Pergeseran konsep sabīlillah sebagai mustahik zakat māl dari fiqh klasik ke fiqh kontemporer [Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
  10. Bianda, R. (2025). Zakat and green economic growth from a maqashid sharia perspective. International Journal of Zakat, 10(1).
  11. Effendi, B., & Nariah, S. (2023). Strategi pengelolaan zakat dalam pencapaian SDGs. Tawazun: Journal of Sharia Economic Law, 6(2), 218–220.
  12. Fasiha. (2017). Zakat produktif: Alternatif sistem pengendalian kemiskinan. Laskar Perubahan.
  13. Hamidiyah, E., et al. (2020). BAZNAS: Sebuah perjalanan kebangkitan zakat. PUSKAS BAZNAS.
  14. Handriani, H., & Rosyadi, I. (n.d.). Zakat pertanian dan kesejahteraan petani. Muhammadiyah University Press.
  15. Karimullah, S. S. (2025). Konsep dan implementasi zakat untuk pelestarian lingkungan. Dirham: Jurnal Ekonomi Islam, 6(1), 51–65.
  16. Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Kementerian Agama Republik Indonesia.
  17. Khasanah, F. A., & Triatmo, A. W. (2025). Pemberdayaan mustahik melalui program lumbung pangan greenhouse melon oleh Baznas Sragen. Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi, 7(1), 53–66.
  18. Lestari, S. F. (2025). Peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat. SANTRI: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 3(3), 137–148.
  19. Lidia, F. S., Sopingi, I., & Musfiroh, A. (2025). Analisis keuangan syariah dalam memimpin transisi menuju ekonomi hijau: Kajian green sukuk Indonesia. JIES: Journal of Islamic Economics Studies, 6(2), 75–84.
  20. Mas’ud, R. (2020). Zakat dan pemberdayaan ekonomi ummat. Elhikam Press.
  21. Mubarok, M. S. (2021). Dekonstruksi manajemen strategik zakat.
  22. Mulawarman, A. D. (2007). Menggagas neraca syari’ah berbasis maal: Kontekstualisasi “kekayaan altruistik Islami.” Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 4(2).
  23. Nurjanah, S. (2012). Kontribusi Lembaga Amil Zakat “Dompet Dhuafa Jogja” terhadap fakir miskin (2010–2011).
  24. Nuroini, D. A., et al. (2023). Inovasi pengelolaan zakat dan wakaf. JISEF, 2(2), 107–118.
  25. Oktaviany, M., Fachrurrazy, M., Fauziah, S. E. I., Gultom, M. S., Maksum, M. S. I., et al. (2025). Metodologi penelitian dalam ekonomi syariah. CV Rey Media Grafika.
  26. Rahim, R., Rathore, H. S., & Rabbani, M. R. (2024). Maqasid al-Shariah and green finance: A theoretical framework on Islamic finance with Sustainable Development Goals for a greener future. In Proceedings on sustainable Islamic finance.
  27. Raihan, H. (2024). Studi pemikiran Yusuf Qardhawi tentang pengentasan kemiskinan dan implementasinya di Indonesia [Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia].
  28. Ritonga, R. (2025). Optimalisasi pengelolaan zakat dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik di Pekanbaru: Studi kasus pada Baznas Kota Pekanbaru. At-Tajir: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 2(2), 108–121.
  29. Sardiana, A., & Najieb, A. (2023). Sustainable Development Goals dan lembaga zakat pada perekonomian Indonesia: Studi literatur. Indonesia Banking School.
  30. Taqwa, B. (n.d.). Akhlaq ekonomi dalam Islam antara teori dan praktek. In Teori dan konsep pemikiran ekonomi Islam (p. 125).
  31. Utama, R. P. (2023). Peran zakat, infak, sedekah dalam mewujudkan SDGs di Indonesia. Jurnal Pascasarjana UIN Suska Riau.
  32. Wulan, S. R. (2025). Konsep keseimbangan (mīzān) dalam Islam sebagai dasar pembangunan berkelanjutan. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(6).
Scroll to Top