Volume V: Economy, Politics, and Environmental Governance

Mitigasi Risiko Non-Performing Financing Terintegrasi Untuk Keberlanjutan Inklusi Keuangan Mikro Syariah

  • Agus Ahmad Nasrulloh UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

Keywords

Non-Performing Financing; Baitul Maal wa Tamwil; Manajemen Risiko Syariah; Inklusi Keuangan Syariah.


Abstract

Non-Performing Financing (NPF) merupakan salah satu tantangan utama yang mengancam keberlanjutan Baitul Maal wa Tamwil (BMT) sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang berperan dalam memperluas inklusi keuangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab NPF, menganalisis strategi mitigasi yang diterapkan oleh BMT yang mendukung keberlanjutan inklusi keuangan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan ahli yang terdiri atas lima pengelola BMT, satu Dewan Pengawas Syariah, satu perwakilan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), dan satu akademisi ekonomi syariah yang ada di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPF dipengaruhi oleh faktor internal, faktor anggota, faktor eksternal, dan faktor regulasi. Strategi mitigasi yang ditemukan meliputi penguatan analisis pembiayaan, peningkatan monitoring, penerapan manajemen risiko, restrukturisasi pembiayaan, edukasi literasi keuangan syariah, pendampingan usaha, serta penguatan kolaborasi kelembagaan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan manajemen risiko syariah dan menawarkan rekomendasi praktis bagi penguatan ketahanan BMT serta keberlanjutan inklusi keuangan syariah.


References

  1. Ahmed, H. (2014). Islamic Banking and Shari`ah Compliance: A Product Development Perspective. Journal of Islamic Finance, 3(2), 015–029.
  2. Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah dari Teori ke Praktik. Gema Insani Press.
  3. Ascarya. (2017). The Role of Islamic Financial System in Inclusive Growth. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 10(2), 257–273.
  4. Ascarya, & Yumanita, D. (2008). Comparing The Development of Islamic Financial/Bond Markets in Malaysia and Indonesia. Islamic Research and Training Institute, 1, 375–407.
  5. Board, I. F. S. (2025). Islamic Financial Services Industry Stability Report 2025.
  6. Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Sage Publications.
  7. Demirgüç-Kunt, A., Klapper, L., Singer, D., & Ansar, S. (2022). The Global Findex Database 2021: Financial Inclucion, Digital Payment, and Resilience inthe Age of Covid-19. World Bank Group.
  8. Dusuki, A. (2007). Commodity Murabahah Programme (CMP): An innovative approach to liquidity management. Journal of Islamic Economics, Banking and Finance, 3(1), 1–23.
  9. Hopkin, P. (2017). Fundamentals of Risk Management: Understanding, Evaluating and Implementing Effective Risk Management. Kogan Page.
  10. Iqbal, Z., & Mirakhor, A. (2011). An introduction to Islamic Finance: Theory and Practice (Second Edi). John Wiley & Sons.
  11. Khan, T., & Ahmed, H. (2001). Risk Management: An Analysis of Issues in Islamic Financial Industry. Islamic Development Bank & Islamic Research and Training Institute.
  12. M. Umer Chapra. (2008). The Islamic Vision of Development in the Light of Maqāsid Al-Sharī‘ah. Islamic Research and Training Institute.
  13. Obaidullah, M., & Khan, T. (2008). Islamic Microfinance Development: Challenges and Initiatives (Nomor 2). Islamic Research and Training Institute.
  14. Rosman, R., Wahab, N. A., & Zainol, Z. (2014). Efficiency of Islamic Banks During the Financial Crisis. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 5(1), 36–58.
  15. Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Aplications: Design and Methods (Sixth Edit). Sage Publications.
Scroll to Top