Praktik Penyembuhan Berbasis Tubuh dalam Ekoteologi Melayu-Islam: Membangun Ketahanan Budaya di Era Multipolar
Keywords
Embodied Healing Practices; Eco-Theology Melayu-Islam; Resiliensi Budaya; Era Multipolar; Pengetahuan Lokal.
Abstract
Penelitian ini mengkaji Embodied Healing Practices dalam perspektif Eco-Theology Melayu-Islam sebagai upaya membangun resiliensi budaya di era multipolar. Di tengah perubahan geopolitik, krisis ekologi, dan arus globalisasi, tradisi penyembuhan Melayu-Islam dipahami tidak hanya sebagai praktik terapeutik, tetapi juga sebagai representasi nilai spiritual, etika lingkungan, dan kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis interdisipliner yang mengintegrasikan perspektif teologi Islam, antropologi kesehatan, dan kajian budaya Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penyembuhan seperti pengobatan herbal, bekam, pijat tradisional, dan ruqyah memperkuat hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, sekaligus berperan dalam menjaga identitas budaya masyarakat Melayu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Eco-Theology Melayu-Islam menawarkan paradigma yang relevan untuk memperkuat resiliensi budaya melalui integrasi nilai spiritual, tanggung jawab ekologis, dan pengetahuan lokal. Dengan demikian, praktik penyembuhan tradisional tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga menjadi sumber daya strategis dalam menghadapi tantangan global di era multipolar.
References
- Al-Attas, S. M. N. (1969). Preliminary Statement on a General Theory of the Islamization of the Malay-Indonesian Archipelago. Dewan Bahasa dan Pustaka.
- Berkes, F., & Ross, H. (2013). Community resilience: Toward an integrated approach. Society & Natural Resources, 26(1), 5–20.
- Bourdieu, P. (1977). Outline of a Theory of Practice. Cambridge University Press.
- Capra, F. (1996). The Web of Life: A New Scientific Understanding of Living Systems. Anchor Books.
- Csordas, T. J. (Ed.). (1994). Embodiment and Experience: The Existential Ground of Culture and Self. Cambridge University Press.
- Csordas, T. J. (1990). Embodiment as a paradigm for anthropology. Ethos, 18(1), 5–47.
- Csordas, T. J. (2002). Body/Meaning/Healing. Palgrave Macmillan.
- Foltz, R. C., Denny, F. M., & Baharuddin, A. (Eds.). (2003). Islam and Ecology: A Bestowed Trust. Harvard University Press.
- Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. Basic Books.
- Ingold, T. (2000). The Perception of the Environment: Essays on Livelihood, Dwelling and Skill. Routledge.
- Kleinman, A. (1980). Patients and Healers in the Context of Culture. University of California Press.
- Nasr, S. H. (1996). Religion and the Order of Nature. Oxford University Press.
- Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. Simon & Schuster.
- White, L., Jr. (1967). The historical roots of our ecologic crisis. Science, 155(3767), 1203–1207.
- World Health Organization. (2023). WHO Traditional Medicine Strategy. World Health Organization.