Volume I: Eco-Theology, Spirituality, and Environmental Ethics

Metode Holistic Spiritual Qur’ani (HSQ): Integrasi Dakwah Irsyad, Living Qur’an pada Pemetaan Kepribadian Klien

  • Ana Lustiyowati UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

Keywords

Holistic Spiritual Qur’ani (HSQ), Dakwah Irsyad, Living Qur'an, Mushaf Al-'Arudhi, Pemetaan Kepribadian Islam.


Abstract

Metode Holistic Spiritual Qur’ani (HSQ) menawarkan paradigma baru dalam pemetaan kepribadian klien dengan memanfaatkan simbolisasi dan struktur Mushaf Utsmani, secara spesifik tipologi Al-‘Arudhi (18 baris). Berakar dari tradisi profetik bahwa akhlak Rasulullah adalah Al-Qur'an, penelitian ini mengkonseptualisasikan metode HSQ dalam kerangka teoritis Dakwah Irsyad, Living Qur'an, dan konsep Al-Qur'an sebagai Dzikir. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan analisis dokumenter, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan founder, dan dokumentasi peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode HSQ memiliki tingkat akurasi pemetaan karakter antara 80% hingga 98% (rata-rata 88,1%). Secara teoretis, HSQ mengoperasionalisasi Living Qur'an dengan mengubah mushaf menjadi instrumen diagnosis psikologis yang hidup serta medium berdzikir untuk meraih Tuma'ninah. Temuan ini diperkuat oleh literatur internasional Q1 yang mengonfirmasi efikasi neuro-spiritual dari terapi simbolik Al-Qur’an. Artikel ini merekomendasikan HSQ sebagai kompetensi metodologis esensial bagi konselor muslim.


References

  1. Abdel-Khalek, A. M. (2020). Religion and mental health: The case of Islam. In D. M. R. Moss (Ed.), The Oxford Handbook of Psychology and Religion (pp. 455-472). Oxford University Press.
  2. Al-Qur'anul Karim dan Terjemahannya. Kementerian Agama RI.
  3. Al-Solami, F., & Khan, W. (2024). Sacred Symbolism in Psychological Assessment: Efficacy of Indigenous Spiritual Mapping Tools. Journal of Religion and Health, 63(2), 845-862. (Q1)
  4. Arifin, I. Z. (2008). Bimbingan Konseling Islam (al-Irsyad wa al-Tawjîh al-Islam) Berbasis Ilmu Dakwah. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 4(1), 1-15.
  5. Hossain, M. S., Rahman, T., & Ali, L. (2024). Beyond Western Psychometrics: Cross-Cultural Validation of Spiritual Personality Inventories in Muslim Populations. Journal of Clinical Psychology, 80(4), 1012-1029. (Q1)
  6. Hude, F. (2020). Fondasi psikologi positif qur'ani: Character strengths dan virtue dalam tinjauan psikologi positif dan al-qur'an. Al-Qalb: Jurnal Psikologi Islam, 11(1), 1-15.
  7. Lustiyowati, A. (2009). Metode HSQ Untuk Memahami Kepribadian Seseorang. (Skripsi). UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
  8. Mirza, I., & Ipul, G. (2007). Holistic Spiritual Qur’ani: Metode Menemukan Karakter Diri Berdasarkan Simbolisasi Al-Qur’an. Bandung: Dzikir Press.
  9. Pals, D. L. (2006). Nine Theories of Religion (3rd ed.). Oxford University Press.
  10. Rahman, M. A., & Yusuf, S. (2023). Neuro-spiritual Correlates of Quranic Symbol Interaction: Implications for Islamic Counseling. Frontiers in Psychology, 14, 1189234. (Q1)
  11. Setiawan, N. K. (2018). Living Qur'an di Indonesia: Metodologi dan Aplikasi. Jakarta: Penerbit Erlangga.
  12. Yousef, A. (2021). The effectiveness of Qur’anic Recitation Therapy (QRT) on anxiety and depression among patients with chronic illnesses: A systematic review. Mental Health, Religion & Culture, 24(5), 489-503.
  13. Sumber Hadits: HR. Muslim, no. 746 (Kitab Shalat al-Musafirin wa Qashruha, Bab Sifat Shalat Nabi SAW dan Akhlak Beliau adalah Al-Qur'an).
Scroll to Top