Volume III: Education and Ecological Literacy

Manajemen Pembelajaran Akhlak Anak Usia Dini Dalam Penguatan Mutu Pendidikan Karakter Islami: Studi Multikasus Di Raudhatul Athfal Kabupaten Bandung Dan Konstruksi Model Poace-Islami

  • Siti Latifah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

Keywords

manajemen pembelajaran; pendidikan karakter Islami; akhlak anak usia dini; Raudhatul Athfal; model POACE-ISLAMI.


Abstract

Mutu pendidikan karakter Islami di Raudhatul Athfal (RA) tidak semata-mata ditentukan oleh keberadaan nilai-nilai akhlak dalam dokumen kurikulum, melainkan oleh keselarasan antara perencanaan, proses, dan hasil pembelajaran akhlak yang terwujud dalam perilaku nyata anak. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi pembelajaran akhlak anak usia dini, menganalisis dampaknya terhadap karakter Islami siswa, serta mengonstruksi model manajemen pembelajaran akhlak berbasis temuan lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi multikasus (cross-case study) di dua lembaga RA di Kabupaten Bandung, yaitu RA Al-Amanah Cileunyi dan RA Al-Haq Margahayu. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif moderat, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman serta analisis lintas kasus yang dibantu perangkat lunak NVivo. Keabsahan data diuji melalui kredibilitas, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RA Al-Amanah memiliki sistem manajemen pembelajaran akhlak yang lebih terstruktur ditandai oleh indikator perilaku yang operasional, SOP Adab Islami tertulis, koordinasi lintas peran, supervisi terjadwal, dan evaluasi berbasis asesmen autentik — sehingga menghasilkan internalisasi nilai dan konsistensi akhlak anak yang lebih tinggi dibandingkan RA Al-Haq, yang lebih mengandalkan komitmen individual guru tanpa dukungan sistem yang memadai. Keterlibatan orang tua yang terorganisasi terbukti menjadi variabel moderating yang signifikan bagi konsistensi akhlak anak di rumah. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengonstruksi Model POACE-ISLAMI, yaitu kerangka manajemen pembelajaran akhlak yang mengintegrasikan lima fungsi manajemen (Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan, Evaluasi) dengan enam prinsip operasional (Integratif, Sistemik, Lokal, Autentik, Manusiawi, Islami) dalam kerangka sistem Input-Proses-Output-Outcome. Model ini menawarkan kontribusi konseptual berupa penambahan fungsi evaluasi sebagai komponen mandiri (POAC menjadi POACE) serta integrasi eksplisit kearifan lokal Sunda sebagai jembatan kontekstualisasi nilai akhlak Islami bagi anak usia dini.


References

  1. Aisyah, Siti. "Teacher Competencies in Character Strengthening for Early Childhood." Jurnal Pendidikan Usia Dini (JPUD), 2025. https://doi.org/10.21009/JPUD.172.04.
  2. Al-Attas, Syed Muhammad al-Naquib. The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: ISTAC, 1999.
  3. Al-Ghazali. Ihya' Ulumuddin. Jilid III. Kairo: Dar al-Fikr, 2002.
  4. Bertalanffy, Ludwig von. General System Theory: Foundations, Development, Applications. New York: George Braziller, 1968.
  5. Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th ed. Thousand Oaks: SAGE, 2014.
  6. Deming, W. Edwards. Out of the Crisis. Cambridge, MA: MIT Press, 1986.
  7. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Pedoman Pengembangan Kurikulum Raudhatul Athfal. Jakarta: Kementerian Agama RI, 2022.
  8. Fullan, Michael. The New Meaning of Educational Change. New York: Teachers College Press, 2016.
  9. Hikma, Fitra Annisa. Metode Penanaman Nilai-Nilai Akidah dan Dampaknya pada Anak Usia Dini di Raudhatul Athfal (RA) Sunan Pandanaran Sleman. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia, 2023.
  10. Hoy, Wayne K., dan Cecil G. Miskel. Educational Administration: Theory, Research, and Practice. 9th ed. New York: McGraw-Hill, 2013.
  11. Ismail, M. N. Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018.
  12. Kementerian Agama RI. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah. Jakarta: Kemenag RI, 2013.
  13. Kohlberg, Lawrence. The Philosophy of Moral Development: Moral Stages and the Idea of Justice. San Francisco: Harper & Row, 1981.
  14. Kuncoro, Irfan, dkk. "Character Education Management in Early Childhood Education." Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam, 2025. https://doi.org/10.54150/thawalib.v6i2.417.
  15. Lickona, Thomas. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books, 1991.
  16. Miles, Matthew B., dan A. Michael Huberman. Qualitative Data Analysis. Terjemahan. Jakarta: UI Press, 2005.
  17. Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2005.
  18. Mulyasa, E. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara, 2016.
  19. Mulyasa, E. Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.
  20. Norrahman, Rezki Akbar. "Character Education Management Planning in Early Childhood Education." Indonesian Journal of Education (INJOE) 2, no. 2 (2023).
  21. Piaget, Jean. The Psychology of Intelligence. London: Routledge, 2001.
  22. Ramayulis. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia, 2010.
  23. Rukajat, Ajat. Manajemen Pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish, 2018.
  24. Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2022.
  25. Terry, George R. Principles of Management. 7th ed. Homewood: R.D. Irwin, 1977.
  26. UNESCO. Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. Paris: UNESCO Publishing, 2021.
  27. Vygotsky, Lev S. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press, 1978.
  28. Wiyani, Novan Ardy. Manajemen PAUD Bermutu: Konsep dan Praktik MMT di KB, TK/RA. Yogyakarta: Gava Media, 2015.
Scroll to Top