Volume III: Education and Ecological Literacy

Rekonstruksi Model Bi’ah Lughawiyyah Pesantren Berbasis Konsep Malakah Ibnu Khaldun untuk Meningkatkan Pemerolehan Bahasa Arab Santri

  • Muhammad Arwani UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

Keywords

bi’ah lughawiyyah, malakah Ibn Khaldun, pemerolehan bahasa Arab, pesantren, rekonstruksi model.


Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bi’ah lughawiyyah di pesantren masih bersifat formal dan belum menjadi lingkungan yang membentuk kebiasaan komunikasi aktif santri. Penggunaan bahasa Arab masih terbatas sehingga kemampuan produktif belum optimal. Rekonstruksi berbasis konsep malakah Ibn Khaldun menegaskan pentingnya lingkungan bahasa yang konsisten dan berulang. Implikasinya terlihat pada peningkatan keberanian dan spontanitas berbahasa, sehingga pemerolehan bahasa menjadi lebih natural dan berkelanjutan. Pemerolehan bahasa Arab di pesantren masih menghadapi kendala karena bi’ah lughawiyyah belum sepenuhnya menjadi lingkungan bahasa yang konsisten dalam membentuk kebiasaan berbahasa santri. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa lingkungan bahasa berperan penting dalam meningkatkan kemampuan komunikatif santri, namun implementasinya masih bersifat parsial dan formal. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi model bi’ah lughawiyyah berbasis konsep malakah Ibn Khaldun untuk meningkatkan pemerolehan bahasa Arab santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bi’ah lughawiyyah yang ada masih terbatas pada kegiatan formal sehingga belum membentuk kebiasaan berbahasa yang stabil. Rekonstruksi berbasis konsep malakah menekankan pentingnya pembiasaan, konsistensi, dan penggunaan bahasa Arab secara menyeluruh dalam seluruh aktivitas pesantren. Implementasi model ini berdampak pada peningkatan keberanian berbicara, spontanitas, dan konsistensi penggunaan bahasa Arab oleh santri. Secara teoretis, konsep malakah memperkuat bahwa kemampuan bahasa terbentuk melalui proses pembiasaan berulang hingga menjadi kebiasaan yang melekat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan lingkungan bahasa berbasis total immersion untuk mendukung pemerolehan bahasa Arab yang lebih natural dan berkelanjutan.


References

  1. Amy, T. B. (1985a). Analyzing Input and Interaction in Second Language Classrooms. RELC Journal, 16(1), 8–30. https://doi.org/10.1177/003368828501600102
  2. Amy, T. B. (1985b). Analyzing Input and Interaction in Second Language Classrooms. RELC Journal, 16(1), 8–30. https://doi.org/10.1177/003368828501600102
  3. Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781506335671
  4. Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2017). The SAGE Handbook of Qualitative Research. SAGE Publications.
  5. Ellis, R. (2008). The Study of Second Language Acquisition. Oxford University Press.
  6. Ellis, R. (2014). The study of second language acquisition (2. ed., [9. Nachdr.]). Oxford Univ. Press.
  7. Gass, S. M., & Mackey, A. (2015). Theories in Second Language Acquisition: An Introduction. Routledge.
  8. Hamid, M., Murtadho, M. A. C., Firdaus, A. Y., & Masturi, M. (2024). Language Environment and Acquisition Dynamics of Arabic in Pesantren: Perspectives on Islamic Education and Learning Tradition. International Journal of Islamic Thought and Humanities, 3(2), 387–400. https://doi.org/10.54298/ijith.v3i2.608
  9. Lilis Suryani & Riko Andrian. (2026). PERAN BI’AH LUGHAWIYAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI KOMUNIKATIF SISWA: STUDI KUALITATIF DI PONDOK PESANTREN SYAHRUDDINIYAH. Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education, 9(1), 349–354. https://doi.org/10.24256/jale.v9i1.10998
  10. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781506335639
  11. Mulya Rahmawati, S., Abunawas, K., & Yusuf, M. (2022). PERAN BI’AH LUGHAWIYYAH DALAM MENUNJANG PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN DARUL HUFFADH TUJU-TUJU KAB.BONE. Inspiratif Pendidikan, 11(1), 123–140. https://doi.org/10.24252/ip.v11i1.29670
  12. Ritchie, W. C., & Bhatia, T. K. (Eds.). (1996). Handbook of second language acquisition. Academic Press.
  13. Setiyadi, A. C., Hidayah, N., Wahyudi, M., & Br Maha, M. (2023). Bī’ah Lughawiyah Programs in Arabic Language Learning to Improve Student’s Arabic Speaking Skills. Ta’lim al-’Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab & Kebahasaaraban, 7(1), 29–46. https://doi.org/10.15575/jpba.v7i1.24173
  14. Sunardin, S., Silviani, D., & Zain, B. (2025). Implementation of Biah lughawiyah in Improving Arabic Speaking Skills at the Makkah Madinatul Qur’an Tahfidzul Qur’an Islamic Boarding School. ALIF: Journal of Arabic Language and Learning in Focus, 1(1), 11–22. https://doi.org/10.52640/rvd5n348.
Scroll to Top